Wednesday, June 17, 2015

TOYOTA PERTAHANKAN POSISI PUNCAK DUNIA

Tokyo, Wolfsburg, Detroit -Toyota kembali mempertahankan posisi puncak mahkota penjualan mobil di dunia mengalahkan General Motors dan Volkswagen. Bedanya memang tipis karena Toyota mencatat penurunan angka penjualan di seluruh dunia.
Toyota dalam siaran pers, Kamis (23/4/2015) selama triwulan pertama 2015, Toyota menjual 2,5 juta unit mengalami penurunan sekitar 2,5 persen.
Sedangkan Volkswagen di sisi lain justru mengalami kenaikan 2,4 persen menjadi 2,49 juta. Sementara General Motors menyebut penjualan mobil mereka mencapai 2,4 juta atau naik 2 persen.

Toyota ‘terluka’ karena penjualan di negeri domestiknya yang turun sangat tajam sampai 14,1 persen. Angka itu sudah termasuk merek lain di grup Toyota yakni Daihatsu dan Hino.
Volkswagen justru mendapatkan angin segar. Hasil ini merupakan hasil yang baik. “Pengiriman kendaraan selama tiga bulan pertama menunjukkan kalau tahun ini akan menjadi tahun yang penuh kesuksesan,” ujar anggota dewan VW untuk penjualan Christian Klinger.
VW diuntungkan dengan kenaikan penjualan di hampir seluruh bagian Eropa, dan juga Amerika Selatan.
Sedangkan GM tengah membangun momentum di Tiongkok, Amerika dan Eropa. “Momentum di kawasan ini mengalahkan kawasan lain yang tengah turun yakni Rusia dan Brasil,” ujar CEO GM Mary Barra.
Dadan Kuswaraharja – detikOto

RUPIAH MELEMAH, TOYOTA INDONESIA TERBANTU EKSPOR

Jakarta, KompasOtomotif - Pelemahan nilai rupah terhadap dollar AS yang menembus angka Rp 13.000, tidak terlalu memberikan efek negatif buat Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Kinerja positif dari sektor ekspor, membuat TMMIN mampu menjaga keseimbangan akibat melemahnya rupiah.
Pada awal 2015, TMMIN mengumumkan kenaikan kinerja positif ekspor yang mampu diraih. Pada Januari 2015, total ekspor mobil dalam kendaraan utuh (CBU) Toyota menembus 15.000 unit, naik 53 persen di banding bulan sama tahun sebelumnya, 9.800 unit.
Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono menyatakan, bahwa biaya produksi TMMIN tidak terlalu terpengaruh dengan melemahnya rupiah. Menurut Warih, ini berkat angka ekspor yang makin baik.

“Melemahnya rupiah berdampak langsung pada biaya impor, bukan ekspor. Saat ini posisinya seimbang, jadi tidak terlalu terpengaruh. Komponen lokal yang digunakan juga sudah mencapai 80 persen,” jelas Warih kepada wartawan, Senin (9/3/2015), di Jakarta.
Warih melanjutkan, kondisi ekspor yang sedang membaik ini akan stabil setidaknya sampai kuartal pertama 2015. Ini sangat membantu di tengah kondisi pasar domestik yang sedang melemah. “Domestik saya prediksi akan mulai menguat pada kuartal ketiga, kinerja ekspor diharapkan akan terus positif supaya bisa mengimbangi kondisi pasar dalam negeri.”
Penyumbang utama ekspor Toyota berasal dari Fortuner dengan 4.400 unit atau porsi 29 persen dari total ekspor. Vios menjadi penyumbang terbesar kedua dengan 3.700 unit atau 25 persen. Model lain Avanza berhasil dikirim 3.700 unit, disusul Kijang Innova dengan 1.200 unit. Sementara empat model lain, yakni YarisAgyaRush, dan pikap Town Ace/Lite Ace dijumlah mencapai 2.000 unit.

WANITA DIFABEL CANTIK INI DIPERCAYA JADI PENGEMUDI MOBIL BALAP TOYOTA

Daytona -Tidak selamanya penyandang disabilitas dipandang negatif karena kekurangannya Meski harus dibantu kaki palsu, wanita ini justru bisa berprestasi. Malah bisa mengemudikan sebuah mobil balap!
Toyota memilih atlet paralympic Amerika Amy Purdy untuk mengemudikan mobil Toyota Camry. Camry itu akan menjadi mobil pemandu balapan di Daytona 500 pekan ini.

Finalis ‘Dancing With the Stars’ dan peraih medali perunggu Paralimpiade ini ditunjuk sebagai pengemudi mobil balap resmi Toyota untuk ajang Daytona 500 2015 yang dimulai 22 Februari mendatang.
Toyota Motor Sales (TMS) Amerika Serikat dan Daytona International Speedway mempercayai jasa Purdy untuk menunggangi Toyota Camry terbaru yang telah didesain ulang untuk tahun 2015.
“Ini menjadi hal yang menarik dalam hubungan saya dengan Toyota. Sebagai penggemar balap, saya senang bisa diundang untuk menjadi pengemudi kehormatan Pace Car di balapan terbesar dari musim NASCAR, Daytona 500,” kata Purdy seperti dikutip dari laman resmi Toyota, Jumat (20/2/2015).
“Ini adalah kesempatan lain untuk mencoba sesuatu yang baru dan berani dalam hidup saya sendiri. Saya tidak sabar untuk mengunjungi atlet Toyota lainnya dan bergabung ke dunia mereka dengan mengemudi Camry,” tambahnya.

KONSEP “HATCHBACK” LEXUS TERLIHAT EKSTREM

Geneva, KompasOtomotif - Setelah sempat menampilkan bocoran sorot lampunya dari kegelapan, kini Lexus akhirnya membuka tudung konsep terbarunya, LF-SA. Konsep ini akan mejeng di Geneva Motor Show, mulai pekan ini sampai berakhirnya pameran (3-15/3/2015).
  1. Ukuran sub-kompak ini seolah memperhalus garis perbedaan dari kupe kompak, crossover, dan hatchback menjadi satu. Dari penampilannya, konsep yang disebut-sebut sebagai penantang Mini, Audi A1, atau Smart ForFour ini terlihat cukup ekstrem. Bukan bodi “langsing” yang biasa melekat pada model-model Lexus sebelumnya, konsep ini justru lerlihat lebih rumit.

Lekukan-lekukan di berbagai bagian, mulai dari kap, pilar A, B, dan C, memperlihatkan tumpukan garis bodi. Desain gril masih sesuai garis merah “spindle grill” yang juga diusung model-model Lexus lain. Bedanya, bentuk gril seperti sisik ular yang berpusat di emblem Lexus di bagian tengahnya. Tak ketinggalan LED khas, yang memancar dari kedua sisi bemper.
Lexus menggambarkan konsep ini sebagai, “Semangat tren desain baru dan ekslporasi ke wilayah yang tak terduga bagi merek (Lexus). Penambahan yang dipahami sebagai seseutu yang mewah, fokus pada kednaraan, dirancang untuk masa depan yang sudah makin dipengaruhi teknologi dan pengaman virtual.”
Kalau jadi diproduksi, subkompak ini mirip dengan desain Mercedes-Benz A-Class generasi pertama (1997-2004) dan kedua (2004-2012).

Prediksi Musim Lebaran Akan Dongkrak Penjualan Mobil

Jakarta -Pasar kendaraan bermotor roda empat atau lebih di Indonesia hingga akhir kuartal pertama lalu masih belum bergairah. Namun sejumlah agen pemegang merek meyakini pasar akan kembali pulih pada semester dua. Apa alasannya?
Menurut Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Rahmat Samulo setidaknya ada beberapa alasan yang membuat pasar mobil bakal naik lagi pada paruh kedua tahun ini.
“Pertama pada Mei dan Juni pasar akan kembali naik karena dipicu oleh musim Lebaran. Pada saat itu permintaan mobil bakal naik dan itu bisa berlanjut pada semester kedua,” tuturnya saat dihubungi di Jakarta, Senin (4/5/2015).
Permintaan pada semester kedua yang naik itu, kata Samulo, dipicu oleh bergairahnya perekonomian. Soalnya, anggaran pemerintah maupun sektor swasta sudah cair dan dibelanjakan.
“Sehingga kegiatan ekonomi rill juga bergerak, sehingga bertumbuh. Pada saat itu, permintaan (mobil) juga meningkat,” ucapnya.
Sebelumnya, General Manager Marketing Strategy & Product Planning PT Nissan Motor Indonesia, Budi Nur Mukmin, mengungkapkan keyakinan yang sama. Menurutnya, selain faktor anggaran yang telah turun dan telah dimanfaatkan, masyarakat juga sudah melakukan penyesuaian.
“Jika sebelumnya mereka masih menunggu kondisi perekonomian, exchange rate, pada saat itu (semester dua) sudah memahaminya. Sehingga, telah melakukan adjustment, rencana pembelian pun direalisasikan,” ujarnya.
Seperti diketahui penjualan mobil sepanjang kuartal pertama lalu menyusut. Penjualan wholesales sebanyak 282.233 unit atau lebih sedikit 46.267 unit dibanding periode sama tahun lalu yang sebanyak 328.500 unit.
Sedangkan penjualan secara ritel pada kurun waktu itu sebanyak 257.114 unit atau turun 15 persen dibanding kuartal pertama 2014 yang sebanyak 303.776 unit. Gaikindo pun dikabarkan menurunkan target penjualan mobil dari tadinya 1,2 juta unit menjadi maksimal 1,1 juta.
Arif Arianto – detikOto

Study Tour ke Bengkel Toyota

Jakarta, KompasOtomotif – Program “Student Goes to Bengkel” yang diselenggarakan Auto2000 mengundang ribuan siswa SD untuk ”belajar” di bengkel. Program yang menjadi bagian dari CSR ini akan melibatkan 2.430 murid SD dari 81 sekolah di Indonesia yang berdekatan dengan bengkel Auto2000.
Tony Harley Silalahi, Human Capital & General Service Division Head Auto2000 dalam peresmian program bersama murid SD Santo Paulus, Jakarta, di Auto2000 Sunter, (6/5/2015),menjelaskan bahwa jumlah sekolah disesuaikan dengan jumlah outlet Auto2000.
”Tapi soal jumlah ini, dari tahun ke tahun meningkat. Pada 2012, 1.740 murid dari 58 sekolah mengikuti kegiatan tersebut di 58 bengkel Auto2000. Tahun berikutnya, 2.070 murid dari 69 sekolah, dan pada 2014, 2.310 murid dari 77 sekolah belajar di bengkel Auto2000,” ungkap Tony.

Selain harus berdekatan dengan bengkel Auto2000, peserta dari program ini adalah siswa kelas 3 hingga 5 SD. Di masa-masa ini, mereka sudah belajar tentang pengelolaan sampah dan limbah. Siswa diharapkan bisa melihat langsung bagaimana pengelolaannya di lapangan.
Dijelaskan Tony, setiap sekolah yang ditunjuk mengirim 30 murid pilihan untuk program ini. Keterlibatan guru juga sangat penting untuk menjembatani siswa dan perusahaan. ”Mereka antusias, karena menurut para guru program seperti ini menyenangkan,” kata Tony.
Seperti pengakuan Stevi, salah satu murid SD Santo Paulus. Dia mengatakan bahwa acara ini membuatnya tahu bagaimana pengelolaan limbah, khususnya di bengkel. ”Nggak bosenin, saya senang . Bengkelnya ramai, jadi saya sekalian belajar tentang mobil,” kata Stevi kepada KompasOtomotif.

Tuesday, June 9, 2015

TOYOTA INDONESIA PELAJARI KELAYAKAN PRODUKSI COROLLA ALTIS

Jakarta -Setelah berhasil memproduksi sejumlah model termasuk sedan ViosYarisEtios, danLimo, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) kini tengah mengkaji untuk memproduksi model lainnya termasuk sedan. Salah satu yang sedang dikaji adalah sedan Corolla Altis.
Sebelumnya, sedan ini pernah diproduksi di Indonesia. Namun karena krisis moneter, proses produksi sedan itu akhirnya dipindah ke Thailand hingga saat ini.

”Yang kami pelajari adalah skala bisnisnya atau skala ekonominya, apakah cukup feasible untuk proses produksinya,” papar Director Corporate and External Affiair PT TMMIN, I Made Dana Tangkas di Jakarta.
Menurut Made, ukuran skala ekonomis yang umum diberlakukan untuk suatu model bisa berbeda-beda. Misalnya, penjualan yang telah mencapai 35.000 unit, 50.000 unit, hingga 100.000 unit.
“Idealnya memang 100.000 unit, tapi saat ini 50.000 unit juga sudah bisa,” ucapnya.
Jika itu benar-benar diproduksi, maka akan dilakukan di pabrik kedua Toyota di Karawang, Jawa Barat. Hal itu dikarenakan, fasilitas produksi di pabrik yang berkapasitas 120.000 unit per tahun itu lebih cocok untuk produksi model sedan yang menunggunakan struktur monocoque.